Farmer First
Kemampuan petani dan keluarga dibangun lewat pelatih lokal, praktik langsung, dan kunjungan berulang.
- Pembentukan champion dan pelatih desa
- Coaching individual di kebun dan rumah
- Kebun petani sebagai tempat belajar bersama
Budidaya, pengolahan hasil, pangan, keuangan, dan lingkungan saling memengaruhi. Kami memilih kombinasi bidang yang paling berguna bagi setiap komunitas.

Kemampuan petani dan keluarga dibangun lewat pelatih lokal, praktik langsung, dan kunjungan berulang.
Pemulihan lahan, kebun pangan, dan penghasilan dirancang sebagai satu kesatuan bersama Satisfarm.
Warga mengelola air, menghadapi kemarau, dan merawat sumber daya bersama.
Petani dan pengolah memperbaiki praktik produksi, mutu hasil, dan pencatatan yang diminta pembeli.
Keluarga mengambil keputusan usaha dan keuangan dengan lebih terarah, dan perempuan ikut dalam keputusan itu.
Data lapangan dipakai untuk memperbaiki program dan mempertemukan komunitas dengan pembeli yang tepat.
Dapat dipakai sendiri atau dirangkai dalam satu program.
Warga desa dilatih menjadi pendamping melalui praktik, simulasi mengajar, dan mentoring. Mereka tetap anggota komunitas, bukan karyawan perusahaan.
Kunjungan individual untuk menyepakati prioritas, mempraktikkan tindakan, dan memeriksa penerapannya. Kebun petani yang konsisten menjadi contoh bagi tetangga.
Bersama Satisfarm, lahan yang cocok menjadi tempat demonstrasi, pembibitan, agroforestri, dan belajar bersama. Model pengelolaan disepakati dengan pemilik dan pengguna lahan.
Pada program kelapa, champion desa memilih satu atau dua peran. Masalah yang tidak bisa diselesaikan di tingkat desa dirujuk ke ahli Hasbi.
Kesehatan pohon, budidaya, tanah dan air, serta ketahanan iklim.
Penyadapan dan penanganan nira, higiene, efisiensi pemasakan, dan mutu gula.
Rancangan kerja: satu champion mendampingi hingga 70 rumah tangga, dengan target satu kunjungan per rumah tangga setiap bulan.

Setiap putaran memakai catatan kunjungan sebelumnya. Langkah yang terlalu sulit disederhanakan; persoalan teknis dirujuk ke ahli.
Setiap program menyepakati kondisi awal, sasaran, dan bukti yang akan diperiksa.
Apakah peserta dapat memperagakan keterampilan dan menjelaskan alasannya?
Apakah tindakan benar-benar diterapkan di kebun, rumah, atau tempat pengolahan?
Apa yang berubah pada mutu, biaya, pangan, beban kerja, dan kondisi sumber daya?
Ceritakan tujuan dan wilayahnya. Kami akan menyiapkan pertanyaan awal untuk asesmen dan pembagian peran.