Hutan & lahanKopi Hutan & Pangan Keluarga
Merawat kopi di bawah naungan hutan, memetik buah merah saja, dan menanam pangan di lahan keluarga. Sasaran program: 200 rumah tangga petani kopi.
Program 12 bulan bersama keluarga petani kakao: pelatihan, coaching, pelatih lokal, dan kebun contoh agroforestri di desa yang berbatasan dengan hutan.

Kebun kakao di Berau berbatasan dengan hutan dan bersaing dengan perluasan sawit dan tambang. Keluarga petani, termasuk komunitas Dayak, membutuhkan kakao yang lebih produktif tanpa membuka hutan, serta pangan dan pendapatan tambahan dari kebun yang sama. Risiko kebakaran lahan dan hilangnya habitat satwa menjadi bagian dari pertimbangan kerja.
Membantu keluarga petani meningkatkan produktivitas dan mutu kakao melalui agroforestri, menambah pangan keluarga, dan menjaga tutupan hutan di sekitar kebun.
Keluarga petani kakao dan kelompok perempuan di desa sekitar kebun, serta calon pelatih dari komunitas, termasuk masyarakat Dayak.
Asesmen, pemilihan desa dan calon pelatih, serta penetapan kebun contoh.
Pelatihan pelatih, sekolah lapang mengikuti musim, dan coaching individual.
Pendalaman pascapanen, tinjauan penerapan, dan rencana lanjutan bersama kelompok.
Daftar ini menunjukkan hal yang dinilai selama program, bukan capaian yang sudah terverifikasi. Hasil dilaporkan setelah pelaksanaan dan pemeriksaan.


Hutan & lahanMerawat kopi di bawah naungan hutan, memetik buah merah saja, dan menanam pangan di lahan keluarga. Sasaran program: 200 rumah tangga petani kopi.
Hutan & lahanKomunitas sekitar hutan memperoleh penghasilan dari rotan manau, madu, nira aren, dan hasil hutan bukan kayu lain, lalu menyepakati aturan untuk menjaga hutan dan mata air.
Ceritakan tujuan dan wilayahnya. Kami akan menyiapkan pertanyaan awal untuk asesmen dan pembagian peran.